Menyimpanmu di hatiku sama seperti menggengam mawar penuh duri
Durinya melukai tangan dan jariku
Tapi merah dan wangi mawar yang khas justru membuatku menggenggamnya lebih erat
Alhasil aku semakin terluka
Luka di genggamanku makin dalam
Darah mulai menetes
Tapi tak kulonggarkan genggamanku
Darah ini menetes makin banyak
Mereka semua berteriak agar kulepaskan mawar ini
Tapi otakku tak mengizinkan genggamanku memberi respon
Tanganku justru menggenggam makin erat
Darah ini mulai mengucur deras
Air mataku mulai menetes
Tampaknya tak lagi sanggup kutahan sakit ini
Aku terjatuh berlutut
Tapi tetap mati-matian kupertahankan mawar di genggamanku
Tapi lukaku terlalu dalam
Hingga mawar di genggamanku terlepas
Meninggalkan banyak luka di tanganku
Jangan tanya rasanya!
Aku sedih teramat sangat kehilangan mawarku
Tapi harus kuakui ini melegakan!
Mawar itu takkan melukaiku lebih banyak lagi
Sudah terlalu banyak luka di sini
Tapi, bukankah yang namanya luka pasti bisa disembuhkan?
taken from : http://ngerumpi.com/baca/2010/02/03/tentang-melepaskan.html

